{"id":1558,"date":"2025-12-31T10:06:20","date_gmt":"2025-12-31T03:06:20","guid":{"rendered":"https:\/\/jatimsatu.net\/?p=1558"},"modified":"2025-12-31T10:06:23","modified_gmt":"2025-12-31T03:06:23","slug":"sholawat-dan-doa-bersama-di-penghujung-2025-gubernur-khofifah-doakan-keselamatan-jatim-dan-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/2025\/12\/31\/sholawat-dan-doa-bersama-di-penghujung-2025-gubernur-khofifah-doakan-keselamatan-jatim-dan-indonesia\/","title":{"rendered":"Sholawat dan Do&#8217;a Bersama di Penghujung 2025, Gubernur Khofifah Doakan Keselamatan Jatim dan Indonesia"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sholawat dan Do&#8217;a Bersama di Penghujung 2025, Gubernur Khofifah Doakan Keselamatan Jatim dan Indonesia<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jatimsatu.net\u2013 Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Dardak mengikuti gelaran Dzikir, Doa dan Shalawat Akhir Tahun 2025 bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf bersama ribuan masyarakat pada Selasa (30\/12) malam, di halaman Masjid Raya Islamic Center Surabaya. Sekaligus bertepatan dengan 10 Rajab 1447 H, menjadi ruang syukur kolektif dan ikhtiar doa bagi keselamatan Jawa Timur dan Indonesia di momen pergantian tahun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di momen spesial tersebut, Gubernur Khofifah mengajak warga Jatim mengakhiri tahun 2025 dengan penuh syukur serta memohon keberkahan dan keselamatan bagi Jawa Timur dan Indonesia di tahun 2026 lewat lantunan doa serta shalawat.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cArea ini wilayah Surabaya Barat, mudah-mudahan rawuhnya Habib Syech&nbsp; mengajak bershalawat di wilayah ini menjadi bagian penguat harmoni kehidupan masyarakat tidak hanya Surabaya, Jatim bahkan resonansinya se Indonesia, amin,\u201d kata Gubernur Khofifah yang diamini syekher mania.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tak hanya itu, Gubernur Khofifah juga mengajak segenap yang hadir untuk ikut mendoakan saudara sebangsa setanah air yang mengalami&nbsp; musibah bencana alam&nbsp; di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat agar mereka&nbsp; sabar, kuat, segera pulih dan juga bangkit.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cDengan dzikir, doa dan shalawat mohon kepada kita semua nanti dipimpin Al Mukarram Habib Syech, saudara kita yang ada di Aceh, Sumut dan Sumbar karena masa tanggap darurat belum selesai, ada banjir bandang susulan bahkan di Agam ada gempa semoga mereia sabar, kuat dan segera pulih dan&nbsp; bangkit ,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMudah-mudahan mereka mendapatkan kekuatan dari Allah, mereka sabar dan segera bangkit kembali melanjutkan kehidupan. Yang dipanggil keharibaan semoga dipanggil dalam keadaan husnul khotimah,\u201d lanjutnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lebih lanjut, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa hujan di Jawa Timur bulan Desember baru 20 persen. Yang mana angka tersebut karena dibantu lewat modifikasi cuaca supaya intensitas hujan tidak terlampau deras.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSesungguhnya hujan di Jawa Timur bulan Desember baru 20 persen, di bulan Januari diperkirakan 58 persen, berarti diperkirakan tiga kali lipat dibanding bulan sebelumnya menurut BMKG,\u201d imbuhnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKemudian di bulan Februari kira-kira 22 persen. Yang 20 persen Desember ini sudah dengan modifikasi cuaca jadi ada pesawat yang menabur garam diatas laut dan menabur kapur kalau sudah masuk ke darat,\u201d tambahnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gubernur Khofifah menilai, hujan bisa dikendalikan lewat pendekatan scientific supaya hujan tidak terlalu deras di satu titik yang disebut OMC (Operasi Modifikasi Cuaca). Namun ada hal yang tidak bisa dimodifikasi adalah angin, puting beliung hingga gempa, bahkan belum ada teknologi yang bisa dilakukan saat ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKemarin pagi kami ke Banyuwangi bersama Kepala Basarnas, BNPB dan BMKG. Sampai hari ini teknologi untuk modifikasi angin belum ditemukan,\u201d terangnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cAda lagi yang bahkan tidak bisa diprediksi yakni gempa. Ada angin, puting beliung belum ada teknologi untuk modifikasi. Maka setelah melalui pendekatan secara scientific dan profesional , ikhtiar yang harus dilakukan adalah doa,\u201d tegasnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gubernur Khofifah menambahkan, dirinya sangat setuju dengan apa yang disampaikan Marsekal Madya Kepala Basarnas menyebutkan tentang bagaimana pentingnya diberseiringi dengan doa untuk memohon keselamatan kepada Allah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cJadi memang harus diikuti dengan doa. Diberseiringi dengan doa, diawali dan diakhiri juga dengan doa. Beliau menyampaikan hanya doa inilah yang tembus dan Allah akan menganugerahkan keselamatan kepada kita semua,\u201d lanjutnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMaka kita akhiri 2025 dan menyambut 2026 dengan doa, dzikir, istighotsah dan shalawat. Mudah mudahan ini cara kita menjemput ridha dan barakah Allah untuk kita semua, barakah Jatim, barakah Indonesia, barakah bulan Rajab,\u201d jelasnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Habib Syech bin Abdul&nbsp; Qodir Assegaf mengatakan Dzikir, Doa dan Shalawat akhir tahun 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026 adalah momentum silaturahmi dan saling rukun antara masyarakat Surabaya, Jawa Timur dan Indonesia.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKita tutup akhir tahun 2025 dan tahun baru 2026 dengan dzikir, istighotsah, shalawat, tilawatil quran saling berjumpa, silaturahmi antara kita. Saling menyayangi, saling rukun ini yang diharapkan oleh Jawa Timur,\u201d kata Habib Syech.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cIbu Gubernur tadi mengatakan banyak ikhtiar yang dilakukan untuk meminimalisir hujan. Angin dan gempa belum bisa, namun ikhtiar yang paling pokok adalah doa.&nbsp; Doa adalah senjata orang mukmin. Insya Allah , Allah yang bantu menyelesaikan semuanya,\u201d tambahnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dirinya berharap, lewat Jawa Timur berdoa, seluruh Syekher Mania menjadikan kekuatan doa sebagai alat utama seorang Muslim untuk memohon pertolongan, perlindungan, dan keberkahan dari Allah SWT supaya Jatim dan Indonesia selalu dalam lindungan Allah tetap aman, selamat, bala terangkat, dan yang ada hanya keberkahan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cJangan ada satu sama lain yang saling menyakiti satu dengan lain. Itu penting. Jangan menebar fitnah, menebar benci,\u201d lanjutnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cIndonesia kedepan harus rukun, damai, saling mendoakan, mendukung satu sama lain, bekerja sama antara umara dan ulama serta aghniya dan fuqara. Kalau bisa bekerja sama dengan bagus hidup itu tenang dan damai,\u201d pungkasnya. (Yudhie)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sholawat dan Do&#8217;a Bersama di Penghujung 2025, Gubernur Khofifah Doakan Keselamatan Jatim dan Indonesia&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1559,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[4,97,35],"tags":[277,276],"class_list":["post-1558","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemerintahan","category-nasional","category-news","tag-tahun-2025","tag-tahun-2026"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1558","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1558"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1558\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1560,"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1558\/revisions\/1560"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1559"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1558"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1558"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1558"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}