{"id":1855,"date":"2026-02-06T22:16:52","date_gmt":"2026-02-06T15:16:52","guid":{"rendered":"https:\/\/jatimsatu.net\/?p=1855"},"modified":"2026-02-06T22:19:28","modified_gmt":"2026-02-06T15:19:28","slug":"beberapa-catatan-korban-kasus-begal-pencurian-yang-sempat-jadi-tersangka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/2026\/02\/06\/beberapa-catatan-korban-kasus-begal-pencurian-yang-sempat-jadi-tersangka\/","title":{"rendered":"Beberapa Catatan Korban Kasus Begal\/Pencurian yang Sempat Jadi Tersangka"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kasus Hogi Minaya (43) di Sleman (April 2025) viral setelah ia menjadi tersangka karena mengejar penjambret istrinya, Arista Minaya (39), yang menyebabkan pelaku tewas menabrak tembok.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kasus Medan (2026): Korban pencurian ditetapkan sebagai tersangka karena melakukan pemukulan, penendangan, dan penyetruman terhadap pelaku, meskipun pelaku pencurian tersebut sudah divonis 2,5 tahun penjara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kasus Tanjab Barat (2024): Fiki Harman Malawa (20) ditetapkan tersangka setelah membunuh satu dari dua begal, namun akhirnya dibebaskan setelah fakta baru terungkap.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kasus Lombok Tengah (2022): AS (34) sempat dijadikan tersangka setelah membunuh dua pelaku begal yang menyerangnya, namun kasusnya dihentikan oleh Polda NTB.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kasus Malang (2020): Seorang remaja, ZA (19), ditetapkan tersangka karena membunuh begal yang hendak memperkosa rekannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kasus Pekanbaru (2015): Raju ditetapkan tersangka setelah membunuh begal yang mencoba merampas barangnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Korban begal yang dijadikan tersangka akibat membela diri dapat mengajukan pembelaan diri terpaksa (noodweer) sesuai Pasal 49 KUHP.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Langkah yang harus dilakukan mencari penasihat hukum, mengumpulkan bukti (saksi, CCTV, visum), dan mengajukan praperadilan atau permohonan penghentian penyidikan (SP3) jika terbukti perlawanan proporsional.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Segera Didampingi Penasihat Hukum (Pengacara) karena korban membutuhkan pengacara untuk memberikan pembelaan hukum, mendampingi pemeriksaan, dan menyusun strategi hukum.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ajukan Argumen &#8220;Bela Paksa&#8221; (Noodweer) Berdasarkan Pasal 49 ayat (1) KUHP, perbuatan terpaksa membela diri, kehormatan, atau harta benda dari serangan seketika tidak dapat dipidana.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Buktikan Adanya &#8220;Bela Paksa Melampaui Batas&#8221; (Noodweer Excess) Jika pembelaan berlebihan, korban bisa dibebaskan jika terbukti perbuatan dilakukan karena keguncangan jiwa yang hebat akibat serangan begal (Pasal 49 ayat 2 KUHP).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kumpulkan Bukti Pendukung Cari saksi mata di lokasi, rekaman CCTV, dan bukti luka (visum) yang dialami korban akibat tindakan begal untuk menunjukkan bahwa perlawanan dilakukan karena terdesak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ajukan Praperadilan Jika penetapan tersangka dinilai tidak sah atau kurang bukti, penasihat hukum dapat mengajukan praperadilan untuk membatalkan status tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;Mengajukan permohonan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kepada pihak kepolisian dengan alasan bukan tindak pidana (karena bela diri) atau kurang bukti.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perlawanan haruslah seimbang (proporsional) dan merupakan satu-satunya cara untuk melepaskan diri dari ancaman, bukan tindakan balas dendam yang direncanakan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penulis: DR. H. SULI DA&#8217;IM,SM.S.PD.MM.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anggota DPRD Jatim&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketua IKA UMSURA<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kasus Hogi Minaya (43) di Sleman (April 2025) viral setelah ia menjadi tersangka karena&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1856,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[353],"tags":[143,354],"class_list":["post-1855","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-opini","tag-pan","tag-pidana"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1855","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1855"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1855\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1859,"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1855\/revisions\/1859"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1856"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1855"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1855"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1855"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}