{"id":3573,"date":"2026-10-07T11:40:56","date_gmt":"2026-10-07T04:40:56","guid":{"rendered":"https:\/\/jatimsatu.net\/?p=3573"},"modified":"2026-10-07T11:40:59","modified_gmt":"2026-10-07T04:40:59","slug":"dari-golkar-jatim-menuju-puncak-nasional-bukti-nyata-za-sarmuji-sukses-taklukkan-ring-1-kekuasaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/2026\/10\/07\/dari-golkar-jatim-menuju-puncak-nasional-bukti-nyata-za-sarmuji-sukses-taklukkan-ring-1-kekuasaan\/","title":{"rendered":"Dari Golkar Jatim Menuju Puncak Nasional, Bukti Nyata ZA &#038; Sarmuji Sukses Taklukkan Ring 1 Kekuasaan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Jatimsatu.net<\/strong>\u2014 Partai politik tidak hanya diuji dari kemampuannya memenangkan pemilu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terlebih bagaimana parpol mampu&nbsp; yang mampu menembus panggung kekuasaan di tingkat nasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yang menarik sekarang ini perjalanan partai Golkar di Jatim. Dimana sukses membawa sosok Muhammad Sarmuji menembus kekuasaan tingkat nasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Partai Golkar Jatim sukses mengusung sosok Zainudin Amali (ZA) dan Sarmuji untuk masuk dalam ring kekuasaan nasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keduanya sama-sama pernah memimpin DPD Partai Golkar Jawa Timur, tetapi hadir dalam konteks zaman dan tantangan yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Zainudin Amali, yang akrab disapa ZA, terpilih sebagai Ketua DPD Golkar Jatim dalam Musdalub 2013. Ia kembali dipercaya sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPD Golkar Jatim pada 2018 ketika partai menghadapi dinamika internal dan membutuhkan konsolidasi menjelang agenda politik daerah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan politik ZA menuju tingkat nasional. Ia kemudian menjadi anggota DPR RI dan dipercaya masuk kabinet pemerintahan sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara Muhammad Sarmuji memimpin Golkar Jatim pada periode 2020\u20132025. Periode tersebut berlangsung di tengah pandemi Covid-19 dan perubahan lanskap politik nasional yang membuat kerja organisasi tidak dapat berjalan dengan pola normal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sarmuji kemudian dipercaya menduduki posisi Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar sejak 2024. Ia juga memiliki pengalaman sebagai anggota DPR RI sejak 2014 dan kembali terpilih pada Pemilu 2019 serta 2024.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari perjalanan keduanya terlihat bahwa Golkar Jatim bukan sekadar wilayah administratif partai. Lebih dari itu, Jatim dapat menjadi ruang penggemblengan kader sebelum memperoleh tanggung jawab lebih besar di tingkat nasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengamat sosial dan politik Surokim Abdussalam, Dekan FISIP Universitas Trunojoyo Madura, melihat kaderisasi sebagai salah satu fungsi mendasar partai politik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8221; Partai politik semestinya menjadi tempat candradimuka bagi kader untuk dipersiapkan menduduki jabatan publik,&#8221;katanya, rabu (7\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semakin banyak kader yang mampu dipercaya mengisi jabatan publik, semakin terlihat bahwa proses pendidikan politik dan kepemimpinan internal berjalan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pandangan tersebut relevan untuk membaca perjalanan Golkar Jatim. Kaderisasi tidak cukup hanya menghasilkan kader yang piawai dalam forum internal partai. Pada akhirnya, kader harus mampu bekerja dalam institusi publik dan membuktikan kapasitasnya ketika memperoleh amanah yang lebih besar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Surokim, ketika kader partai dipercaya menduduki jabatan publik di tingkat pusat dan mampu menunjukkan kinerja yang baik, kondisi tersebut berpotensi memperkuat citra partai sekaligus memberikan dampak elektoral.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Artinya, investasi politik partai tidak hanya dilakukan menjelang pemilu. Investasi tersebut berlangsung jauh lebih panjang melalui pendidikan kader, penugasan, pengalaman organisasi, kerja politik dan pemberian kesempatan kepada kader untuk membuktikan kapasitasnya,&#8221;jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai partai yang memiliki sejarah panjang, kata Surokim Golkar relatif dikenal dengan karakter organisasinya yang kuat. Karena itu, dinamika politik partai tidak selalu bertumpu pada satu figur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Surokim menilai Golkar, sejauh pengamatannya, masih mengandalkan kerja dan program partai serta tidak terlalu bergantung pada figur maupun ideologi personal seorang tokoh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pandangan tersebut memberikan perspektif menarik dalam melihat masa depan Golkar Jatim. Jika partai terlalu bergantung pada figur, pergantian kepemimpinan dapat menjadi persoalan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Sebaliknya, apabila kekuatan organisasi, kaderisasi dan program lebih dominan, pergantian figur seharusnya tidak mengganggu kesinambungan kerja politik,&#8221;jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, pergantian dari Sarmuji kepada Ali Mufthi menjadi penting bukan hanya sebagai pergantian ketua, tetapi juga ujian terhadap institusionalisasi organisasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ali Mufthi kini memimpin Golkar Jatim periode 2025\u20132030 setelah terpilih secara aklamasi dalam Musda XI. Ia datang dengan modal politik dan sosialnya sendiri.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Pada akhirnya, politik tidak boleh berhenti pada kalkulasi mengenai siapa mendapatkan posisi apa. Manuver politik, komunikasi, lobi, konsolidasi dan pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari mekanisme politik,&#8221;jelasnya.(Three)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jatimsatu.net\u2014 Partai politik tidak hanya diuji dari kemampuannya memenangkan pemilu. Terlebih bagaimana parpol mampu&nbsp;&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3574,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[97,35],"tags":[60,599],"class_list":["post-3573","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","category-news","tag-golkar","tag-sarmuji"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3573","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3573"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3573\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3575,"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3573\/revisions\/3575"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3574"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3573"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3573"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jatimsatu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3573"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}