Jatimsatu.net- Anggota komisi D DPRD Jawa Timur Nurul Huda mengatakan sekarang ini di Jawa Timur kehadiran kereta cepat Whoosh tidak dibutuhkan bagi masyarakat Jawa Timur.
“Butuh anggaran besar untuk operasional dan realisasinya. Jadi Jawa Timur saya kira belum butuh adanya kereta cepat, “jelas politisi PPP ini, Rabu (29/10/2025).
Pria yang akrab dipanggil Ra Huda ini mengatakan dirinya khawatir jika whoosh hadir di Jawa Timur nantinya akan menggagu moda transportasi lainnya di Jawa Timur.
“Trans Jatim ini sudah bagus dan menjadi favorit masyarakat di Jawa Timur. Selain itu juga bandara bisa sepi,” jelasnya.
Ra Huda mengatakan daripada pemerintah sibuk urus hutang untuk realisasi Whoosh di Jawa Timur, lebih baik fokus membantu Jawa Timur untuk membantu moda transportasi yang ada.
“Sukur sekali jika pemerintah pusat gelontorkan anggarannya untuk penguatan trams jatim yang sudah ada atau membantu anggaran untuk penambahan koridor. Ini sangat menguntungkan sekali bagi masyarakat” jelasnya.
Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh telah resmi beroperasi sejak Oktober 2023. Tetapi kini banyak sorotan yang beralih pada rincian pembiayaan utangnya yang sangat besar.
Di tengah polemik tersebut pemerintah sskarang ini tengah mempertimbangkan rencana memperluas rute Kereta Cepat Indonesia–Tiongkok (KCIC) dari Jakarta–Bandung hingga Surabaya.
Namun, realisasi proyek ini disebut masih dalam tahap penghitungan dan koordinasi lintas kementerian serta lembaga terkait.(Wan)