+1.62%

S&O 500 5,382.45

-0.47%

US 10 Yr 400

+2.28%

NasdaqĀ 16,565.41

+2.28%

Crude OilĀ 16,565.41

-0.27%

FTSE 100Ā 8,144.87

+1.06%

GoldĀ 2,458.10

-0.53%

Euro 1.09

+0.36%

Pound/DollarĀ 1.27

Kamis, April 9, 2026

Taklukan Pasar Dunia, BARONG Grup Wujudkan Keadilan Sosial bagi Petani Tembakau

by Tri Wahyudi
0 comments

Bandar Rokok Nusantara Grup (BARONG Grup) memproyeksi ekspedisi pasar rokok di dua benua, yakni Asia – Australia. Ekspedisi itu lalu berlanjut ke kawasan Eropa.

Owner Barong Grup, HRM. Khalilur Rahman Abdullah Sahlawiy menamai ekspedisinya dengan nama E-PARSIA. Ekspedisi pasar rokok Asia Australia itu meliputi negara, Malaysia, Philipina, Hongkong, China, Thailand, Vietnam, Kamboja dan Australia.

“Petani tembakau di Republik Indonesia berjumlah jutaan jiwa. Tembakau Indonesia melimpah ruah. Saatnya Kita jadi tuan di tanah kita sendiri,” ujar pria yang akrab disapa Gus Lilur itu. Rabu, (03/2026).

Alumnus santri Denanyar, Jombang ini mengungkapkan, tembakau hasil tanam jutaan jiwa petani Indonesia harus ada yang membeli dengan harga sepantasnya.

Tentu harga yang membuat para petani hidup kaya raya, bukan hanya cukup buat makan seperti puluhan tahun yang sudah dijalani selama ini. Sungguh kasihan nasib jutaan petani di Republik ini.

“Kunci dari pembelian mahal tembakau jutaan petani itu adalah pasar rokok di Asia dan Eropa, bahkan Amerika. Karena itu Barong Grup masuk ke pasar mancanegara itu,” tutup pengusaha nasional asal Situbondo tersebut

Penaklukan pasar dunia ini dapat berjalan lancar. Cita-citanya adalah melihat rokok produksi Indonesia dinikmati secara luas di berbagai negara, sehingga predikat ā€œRaja Rokokā€ dapat kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.

Langkah berani dari kamar 1803 Hotel JW Marriott Kuala Lumpur ini diharapkan menjadi titik balik bagi industri tembakau nasional. Kedaulatan ekonomi melalui kemandirian industri rokok menjadi misi utama Barong Grup demi mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya para petani tembakau.

You may also like