+1.62%

S&O 500 5,382.45

-0.47%

US 10 Yr 400

+2.28%

Nasdaq 16,565.41

+2.28%

Crude Oil 16,565.41

-0.27%

FTSE 100 8,144.87

+1.06%

Gold 2,458.10

-0.53%

Euro 1.09

+0.36%

Pound/Dollar 1.27

Jumat, April 17, 2026

Cuaca Ekstrem  Hantui Jawa Timur, Masyarakat di Malang Raya Layak Waspada

by Tri Wahyudi
0 comments

Jatimsatu.net- Anggota komisi D DPRD Jatim Khofidah mengatakan pihaknya menghimbau kepada masyarakat di Malang Raya untuk waspada akan cuaca ekstrem terutama bagi masyarakat yang tinggal di rawan longsor maupun banjir.

“Banyak wilayah di Malang Raya yang ditinggal warga berada di daerah perbukitan. Saya himbau waspada karena rawan longsor maupun banjir, “ujar politisi PKB ini, selasa 21 Oktober 2025.

Menurut wanita asal Malang Ini potensi cuaca ekstrem ini juga bisa memicu bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat, hujan es, banjir atau banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, hingga angin puting beliung.

“Saat ini sebagian wilayah Jawa Timur berada pada masa pancaroba, sementara sebagian lainnya sudah memasuki awal musim hujan. Dalam sepekan ke depan diprakirakan terdapat peningkatan potensi cuaca ekstrem yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Malang Raya 

Cuaca ekstrem ini berupa hujan lebat, angin kencang, hujan es, hingga puting beliung, yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Adapun wilayah yang harus waspada antara lain Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Blitar, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Bondowoso, dan Kabupaten Gresik.

Selanjutnya di Kabupaten Jember, Kabupaten Jombang, Kabupaten Kediri, Kota Kediri, Kota Madiun, Kota Probolinggo, Kota Surabaya, Kabupaten Lamongan, dan Kabupaten Lumajang.

Begitupun di Kabupaten Madiun, Kabupaten Malang, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Sampang, serta Kabupaten Sidoarjo.

Terakhir di Kabupaten Situbondo, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tuban, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Magetan, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pacitan, dan Kabupaten Ponorogo. Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat dan instansi terkait agar waspada cuaca ekstrem di masa pancaroba ini.(Yudhie)

You may also like