Jatimsatu.net- Anggota komisi E DPRD Jatim Achmad Iskandar mengatakan banyak wilayah di Madura sekarang ini sudah mengalami kekeringan.
“Tentunya perlu mendapat perhatian pemprov untum pemenuhan air bersih tersebut” ujar politisi Demokrat ini, jumat (10/4/2026).
Seluruh wilayah Madura (Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep),kata dia siaga terhadap krisis air bersih, dengan ratusan desa diprediksi mengalami kesulitan air bersih.
Mantan birokrat ini mengatakan pemenuhan air bersih harus disiapkan untuk pemenuhan air bersih bagi masyarakat di Madura.
“Dengan pemenuhan air bersih tersebut, bisa dikata bentuk negara hadir ditengah masyarakat yang membutuhkan,”jelaa pria asal Sumenep ini.
Diungkapkan oleh Achmad Iskandar, kekeringan panjang tahun 2026 diprediksi mengancam krisis air bersih bagi lebih dari 410 ribu KK di 815 desa di Jawa Timur, di mana Madura menjadi fokus utama.
Ditambahkan oleh Achmad Iskandar,untuk mulai bersiap dan menggunakan air secara bijak untuk mengantisipasi dampak kemarau yang panjang.
Sekedar diketahui,Fenomena iklim “El Nino Godzilla” tengah mengubah area terbuka menjadi zona bahaya akibat paparan suhu panas yang sangat ekstrem berupa ancaman fatal bernama heat stroke (serangan panas) yang mengintai nyawa para pekerja di luar ruangan. (Yudhie)