+1.62%

S&O 500 5,382.45

-0.47%

US 10 Yr 400

+2.28%

Nasdaq 16,565.41

+2.28%

Crude Oil 16,565.41

-0.27%

FTSE 100 8,144.87

+1.06%

Gold 2,458.10

-0.53%

Euro 1.09

+0.36%

Pound/Dollar 1.27

Kamis, Juni 4, 2026

Presiden Prabowo Copot Kepala BGN, Suli Da’im: Bukti Tidak Toleransi Penyalahgunaan Amanah Rakyat

by Tri Wahyudi
0 comments

Jatimsatu.net– Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Jawa Timur Suli Da’im, menegaskan bahwa Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai bagian dari koalisi pemerintahan akan terus mendukung langkah-langkah Presiden Prabowo Subianto dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Menurut wakil Ketua DPW PAN Jatim Suli Da’im, keputusan Presiden Prabowo melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan bentuk ketegasan seorang kepala negara dalam memastikan setiap program strategis nasional dijalankan secara bertanggung jawab dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“PAN mendukung penuh kebijakan Presiden Prabowo. Ketegasan beliau dalam melakukan evaluasi terhadap pejabat yang dinilai tidak mampu menjalankan amanah menunjukkan komitmen kuat untuk menghadirkan pemerintahan yang efektif dan berpihak kepada rakyat,” ujar dosen FEB Umsura tersebut, kamis (4/6/2026).

Suli Da’im menilai, perkembangan berikutnya yang menunjukkan adanya penetapan tersangka terhadap Kepala BGN dan Wakil Kepala BGN oleh aparat penegak hukum semakin memperkuat pentingnya langkah cepat dan tegas yang diambil Presiden.

“Tidak berselang lama setelah keputusan pergantian pimpinan dilakukan, muncul proses hukum yang menetapkan pejabat terkait sebagai tersangka. Ini menunjukkan bahwa Presiden Prabowo memiliki kesungguhan dalam menjaga integritas pemerintahan dan tidak memberikan toleransi kepada siapa pun yang mengabaikan tanggung jawab publik,” tegasnya saat ditemui di kampus Umsura Rabu (4/6)

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa pemerintahan yang kuat tidak hanya ditandai oleh keberhasilan program-program pembangunan, tetapi juga keberanian melakukan koreksi terhadap pejabat yang tidak menjalankan amanah dengan baik.

“Pesan yang ingin disampaikan Presiden sangat jelas, bahwa jabatan adalah amanah untuk melayani rakyat, bukan fasilitas untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Siapa pun yang tidak sejalan dengan semangat pengabdian kepada rakyat harus siap dievaluasi,” katanya.

Sebagai kader PAN, Suli Da’im juga menegaskan bahwa Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, selama ini menunjukkan loyalitas dan komitmen tinggi dalam mendukung agenda-agenda strategis Presiden Prabowo, terutama program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Ketua Umum PAN, Bapak Zulkifli Hasan, selalu konsisten mendampingi Presiden Prabowo dalam menjalankan berbagai kebijakan nasional. PAN meyakini bahwa sinergi pemerintah dan partai koalisi harus diarahkan sepenuhnya untuk memperkuat pelayanan kepada rakyat dan mempercepat terwujudnya Indonesia yang maju dan sejahtera,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Suli Da’im berharap momentum ini menjadi pelajaran bagi seluruh penyelenggara negara agar selalu menjaga integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam mengelola program-program pemerintah.

“Rakyat menaruh harapan besar kepada pemerintahan Presiden Prabowo. Karena itu, seluruh pejabat publik harus bekerja dengan penuh tanggung jawab. Ketegasan Presiden hari ini menjadi bukti bahwa kepentingan rakyat berada di atas segala kepentingan lainnya,” pungkas anggota DPRD dapil IX Ponorogo, Ngawi, Magetan, Trenggalek, dan Pacitan tersebut.(Yudhie)

You may also like