Jatimsatu.net- Pemprov Jatim resmi meluncurkan SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) 2026 dengan sistem yang lebih transparan dan berbasis AI.
Untuk memantapkan persiapannya tersebut, pihak dinas pendidikan (Diknas) Jatim menggelar dengar pendapat atau hearing dengan komisi E DPRD Jatim.
Anggota komisi E DPRD Jatim Rasiyo mengatakan dari persiapan awal pihaknya melihat Dinas Pendidikan Jatim sudah menyiapkan semuanya berdasarkan aturan keputusan menteri pendidikan dasar dan menengah No 3 tahun 2025.
“Untuk pelaksanaannya tentunya dilaksanakan langsung dinas pendidikan Jatim yang dibantu oleh Dinas pendidikan tingkat cabang di Jatim,”ungkap mantan kadiknas Jatim ini, senin (13/4/2026).
Menurut mantan sekdaprov Jatim ini, pihaknya menekankan agar Dinas Pendidikam Jatim dalam pelaksanaannya harus berhati-hati munculnya calo atau joki dalam pelaksanaannya.
“Kami sudah tekankan untuk cabang dinas di daerah waspada ada titipan untuk masuk sekolah favorit. Harus terbuka dan transparan”terang politisi Demokrat ini.
Sekedar diketahui, beberapa waktu lalu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmi meluncurkan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Timur 2026.
Peluncuran ini menandai dimulainya rangkaian SPMB 2026 yang dirancang lebih sistematis, inklusif, serta mudah dipahami oleh masyarakat.
Khofifah menyampaikan, peluncuran SPMB 2026 sekaligus menjadi momentum sosialisasi kepada seluruh pemangku kepentingan, mulai dari satuan pendidikan, orang tua/wali murid hingga masyarakat luas, agar memahami secara komprehensif alur pendaftaran, persyaratan, jalur seleksi, hingga mekanisme pengumuman hasil.(Yudhie)