+1.62%

S&O 500 5,382.45

-0.47%

US 10 Yr 400

+2.28%

Nasdaq 16,565.41

+2.28%

Crude Oil 16,565.41

-0.27%

FTSE 100 8,144.87

+1.06%

Gold 2,458.10

-0.53%

Euro 1.09

+0.36%

Pound/Dollar 1.27

Senin, Agustus 3, 2026

Anggaran Minim, Pembangunan Infrastruktur  Dapil IX Jatim Tak Merata

by Tri Wahyudi
0 comments

Jatimsatu.net- Gara-gara anggaran minim, pembangunan infrastruktur di dapil (daerah pilihan) IX antara lain Trenggalek, Ngawi, Ponorogo, Magetan dan Pacitan tak merata.

Hal ini diungkapkan oleh Miseri Efendy, anggota komisi D DPRD Jatim saat ditemui di kantornya, Senin (3/8/2026).

Politisi Demokrat ini  lalu mengambil contoh pembangunan infrastruktur tak merat  diantaranya di Ngrayun, gunung Wilis, Panggul, Telaga Ngebel, Suko dan sejumlah wilayah lainnya 

“Butuh kehadiran Pemprov Jatim untuk membantu. Kalau dibiarkan hal ini bisa menimbulkan kesenjangan sosial,”jelasnya.

Miseri alu mencontohkan minimya pembangunan infrastruktur di Ponorogo yang hanya mengalokasikan dana Rp 150 M. 

” Anggaran APBD di Ponorogo ada  Rp 2,3 Triliun dimana untuk anggaran jalan sebesar Rp 150 M untuk menangani pembangunan infrastruktur 307 desa dan 21 kecamatan,”jelasnya.

Bahkan, mantan wakil ketua DPRD Ponorogo ini mengaku ingin mengajak OPD pemprov Jatim terkait untuk turun langsung ke lokasi di Ponorogo untuk melihat langsung kondisi bumi reog tersebut.

“Saya siap ajak mereka langsung turun dan dapil IX sangat butuh banget gelontoran dana dari pemprov Jatim,”tutupnya. (Three)

You may also like