+1.62%

S&O 500 5,382.45

-0.47%

US 10 Yr 400

+2.28%

Nasdaq 16,565.41

+2.28%

Crude Oil 16,565.41

-0.27%

FTSE 100 8,144.87

+1.06%

Gold 2,458.10

-0.53%

Euro 1.09

+0.36%

Pound/Dollar 1.27

Kamis, Mei 14, 2026

Pemerintah Bangun Kawasan Pangan Terintegrasi, Inilah Manfaatnya Bagi Masyarakat Jatim

by Tri Wahyudi
0 comments

Jatimsatu.net- Pembentukam kawasan pangan terintegrasi memiliki manfaat utamanya meliputi peningkatan produktivitas, ketahanan pangan, dan keberlanjutan lingkungan khususnya di Jatim.

Anggota komisi B DPRD Jajuk Rendra Kresna mengatakan kawasan ini berfungsi memproduksi pangan dalam jumlah besar, memastikan ketersediaan, serta keterjangkauan pangan nasional (dan lokal).

“Produksi domestik yang meningkat mengurangi ketergantungan pada bahan pangan impor,” jelas politisi NasDem ini, Rabu(13/5/2026).

Wanita asal Malang ini mengatakan wilayah terintegrasi mempermudah sistem cadangan pangan untuk kondisi krisis.

Sedangkan manfaat ekonomi bagi masyarakat, kata Jajuk Renda Kresna,diversifikasi produk (ternak + tanaman) membuat petani tidak bergantung pada satu hasil panen saja, sehingga meningkatkan pendapatan.

“Mendorong tumbuhnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pengolahan pangan lokal”tutupnya.

Presiden Prabowo Subianto fokus membangun kawasan pangan terintegrasi (food estate) dan dapur gizi sebagai strategi utama mencapai swasembada pangan dan meningkatkan gizi masyarakat, terutama melalui program makan bergizi gratis. 

Pendekatan ini mengintegrasikan produksi, distribusi, hingga konsumsi untuk memperkuat kedaulatan pangan nasional.(Yudhie)

You may also like