Jatimsatu.net- Anggota komisi D DPRD Jawa Timur Harisandi Savari mengungkapkan pihaknya mendorong gercep (gerak cepat) dari Pemprov Jawa Timur untuk membantu warga korban gempa di Sumenep.
Gempa bumi berkekuatan magnitude (M) 6,5 terjadi di Kabupaten Sumenep pada Selasa (30/09) pukul 23.49 WIB. Kerusakan dilaporkan di Pulau Sapudi.Gempa terjadi pada Selasa, 30 September pukul 23.49 WIB. Lokasi gempa berada di koordinat 7.25 Lintang Selatan (LS), 114.22 Bujur Timur(BT).
Menurut politisi PKS tersebut selain perbaikan akan rumah yang rusak terdampak gempa tersebut. Selain itu, kata mantan wartawan ini, perlu juga pemenuhan kebutuhan korban pasca gempa tersebut.” Mulai dari pemenuhan kebutuhan air bersih hingga kebutuhan bahan pokok. Mengingat kondisinya di daerah kepulauan sehingga perlu gercep untuk membantu warga,”jelas ketua Kadin Pamekasan ini.
Harisandi mengatakan selain kebutuhan umum, juga perlu gercep dalam penanganan trauma pasca gempa tersebut.”Trauma healing atau pemulihan kondisi psikologi korban pasca gempa juga harus dilakukan oleh pemprov,”jelasnya.
Sementara itu, dari data BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) setempat diketahui dampak dari gempa tersebut ada sekitar 22 bangunan dilaporkan mengalami kerusakan ringan, sedang dan berat termasuk 2 Masjid, 1 musala dan 1 bangunan Puskesmas mengalami kerusakan. Tim BPBD juga masih terus melakukan pendataan ke lapangan untuk memastikan jumlah korban baik bangunan maupun korban jiwa.(yudhie)